DISUSUN OLEH
FADJRI RAHMADAN
1620200093
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha
Kuasa atas segala limpahan Rahmat, Inayah, Taufik dan Hinayahnya sehingga saya
dapat menyelesaikan penyusunan makalah ini dalam bentuk maupun isinya yang
sangat sederhana. Semoga makalah ini dapat dipergunakan sebagai salah satu
acuan, petunjuk maupun pedoman bagi pembaca dalam administrasi pendidikan dalam
profesi keguruan.
Harapan saya semoga makalah ini membantu
menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, sehingga saya dapat
memperbaiki bentuk maupun isi makalah ini sehingga kedepannya dapat lebih baik.
Makalah ini saya akui masih banyak
kekurangan karena pengalaman yang saya miliki sangat kurang. Oleh kerena itu
saya harapkan kepada para pembaca untuk memberikan masukan-masukan yang
bersifat membangun untuk kesempurnaan makalah ini.
Palembang, 14 April 2019
Penyusun
FADRI RAHMADAN
DAFTAR ISI
Kata pengantar.................................................................................
Daftar
isi.........................................................................................
Bab I
Pendahuluan...........................................................................
1. Latar
Belakang......................................................................
2. Rumusan
Masalah.................................................................
3. Tujuan...................................................................................
4. Metode
Penulisan..................................................................
5. Manfaat
Penulisan.................................................................
Bab II
Pembahasan..........................................................................
Bab III
Penutup.................................................................................
BAB I
PENDAHULUAN
1.1.
LATAR BELAKANG
Di negara
berkembang saat ini kita ketahui bahwa mendapatkan pekerjaan adalah hal yang
sulit. Teknologi yang semakin maju menyebabkan keahlian dari Sumber Daya
Manusia banyak digantikan dengan kemajuan-kemajuan teknologi yang ada. Hal ini
menyebabkan pengangguran serta kinerja para pekerja yang semakin turun. Selain
itu setiap perusahaan harus memiliki cara untuk mempertahankan perusahaan
sekaligus para pekerja yang masih bertahan di dalam perusahaan.
Seperti kasus yang akan saya
bahas berikut. Pemerintah kota terapkan dalam Lima Hari Kerja,
Dua Kali Apel. Hal ini dilakukan guna memperbaiki
kedisiplinan dari pekerja kantor, apel ini tidak dilakukan bagi unit kerja yang
berhubungan dengan pelayanan masyarakat, seperti rumah sakit, puskesmas,
lembaga pendidikan, pemadam kebakaran, dan masih banyak lagi. Agar tidak
mengganggu pelayanan bagi masyarakat karena pekerja unit pelayanan masyarakat
harus selalu sedia bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanannya. Apabila hal
tersebut dilakukan dalam unit pelayanan masyarakat dapat meyebabkan menurunnya
pelayanan bagi masyarakat.
1.2. RUMUSAN MASALAH
1. Pengertian dari
motivasi kerja?
2. Tujuan dari motivasi
kerja?
3. Bagaimana cara
memotivasi pekerja?
4. Apa faktor yang
menyebabkan perlunya motivasi bagi pekerja?
5. Contoh kasus dari motivasi
dan penyelesaiannya
1.3. TUJUAN
1. Meningkatkan kinerja
pekerja menjadi lebih baik.
2. Mengembangkan kemampuan berkomunikasi dan
bekerjasama
3. Mengetahui pentingnya motivasi bagi
pekerja
1.4. METODE PENULISAN
Metode yang digunakan dalam makalah
ini ialah, melalui sumber dari media cetak.
1.5. MANFAAT PENULISAN
Makalah ini dibuat untuk
menyadarkan betapa pentingnya motivasi bagi pekerja, untuk meningkatkan
kedisiplinan dan meningkatkan kerjasama dari masing-masing individu.
BAB II
PEMBAHASAN
II.1 PENGERTIAN MOTIVASI
Motivasi kerja adalah suatu alasan yang mendorong karyawan untuk
bekerja di sebuah perusahaan untuk mengenal pekerja secara lebih baik. Dan juga
alasan yang mendorong seseorang untuk melakukan, menyelesaikan, suatu
kreatifitas guna mencapai tujuan tertentu yang diinginkan dalam suatu
organisasi.
II.2 TUJUAN MOTIVASI
1. Mendorong
semangat karyawan untuk bekerja
2. Meningkatkan
moral dan kepuasan kerja karyawan
3. Meningkatkan
produktivitas kerja karyawan
4. Mempertahankan
loyalitas dan kestabilan karyawan perusahaan
5. Meningkatkan
disiplin dan menurunkan tingkatan absensi karyawan
6. Menciptkan
hubungan kerja dan suasana kerja yang baik
7. Meningkatkan
kreativitas dan pertisipasi karyawan
8. Meningkatkan
kesejahteraan karyawan
9. Mempertinggi
rasa tanggung jawab terhadap tugasnya
II.3 CARA MEMOTIVASI PEKERJA
1. Dengarkan
dan hargai ide-ide baru karyawan
2. Pelihara
hubungan sosial yang baik
3. Bantu
merencanakan karier karyawan
4. Jelaskan
peran karyawan terhadap perusahaan
5. Apresiasi
peningkatan kinerja sekecil apapun
6. Kontrol
saat karyawan bekerja
7. Bangun
kepercayaan Anda dan karyawan
8. Buat
suasana kerja yang positif dan menyenangkan
9. Dorong
karyawan untuk terus berkembang dan belajar
10. Rencanakan waktu refreshing dan
gethering
11.Berikan perhatian
12. Jadikan contoh yang baik
13. Beri insentif atau bonus
bagi pekerja
II.4 FAKTOR MOTIVASI BAGI KARYAWAN
1. Faktor
Ekstern
· Lingkungan kerja
· Pemimpin dan
kepemimpinannya
· Tuntutan perkembangan
organisasi atau tugas
· Dorongan atau bimbingan
atasan
2. Faktor
intern
· Pembawaan individu
· Tingkat pendidikan
· Pengalaman masa lampau
· Keinginan atau harapan masa
depan
II.5 CONTOH KASUS MOTIVASI KERJA
Terapkan Lima Hari
Kerja, Dua Kali Apel
Dalam kasus di atas letak permasalahannya adalah pada: Penerapan Lima Hari
Kerja, Dua Kali Apel.
1. Alternative
penyelesaian
· Agar tidak adanya karyawan
yang bolos, pemkot menerapkan dua kali apel dalam sehari.
· Harusnya pekerja bekerja
selama 6hari, tapi tetap menjalani apel 2kali dalam sehari
· Pada hari jum’at diberikan
waktu lebih cepat pulang. Namun efektif kerja yaitu 6hari.
· Apabila pekerja yang bukan
dari unit pelayanan masyarakat hanya bekerja 5hari, ini menciptakan
ketidakadilan bagi pekerja unit pelayanan masyarkat yang bekerja setiap hari.
2. Saran
Penyelesaian
· Menciptakan keadilan bagi
unit pelayanan masyarakat maupun yang bukan
· Gaji yang diberikan harus
sesuai dengan waktu kerja serta kinerja pekerja
· Apel yang dilakukan 2kali
sehari sudah bagus, untuk menghindari bolosnya karyawan
BAB III
PENUTUP
Kesimpulan :
Dari kasus tersebut kita mengetahui betapa penting nya motivasi terhadap
kinerja dari karyawannya. Motivasi yang baik dapat menciptakan suasana dan
dampak hasil kerja yang baik dari karyawannya. Motivasi menciptakan hubungan
yang baik antara atasan dan karyawannya. Kerja yang maksimal pun dapat berdampak
baik dengan penghasilan yang didapat.


Komentar
Posting Komentar