TUGAS ETIKA BISNIS
ANALISIS ETIKA DI DALAM DUNIA KERJA
D
I
S
U
S
U
N
Oleh:
Nama :Fadjri Rahmadan
Npm :1620200093
Dosen : Charisma Ayu
Pramuditha,M.HRM
SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI
MULTI DATA PALEMBANG
AJARAN 2019/2020
BAB
I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pembahasan manajemen tidak dapat
dipisahkan dengan etika karena hampir semua aspek manajemen dikaitkan dengan
etika. banyak faktor yang mempengaruhi dan
menentukan kesuksesan kegiatan manajemen. Dalam kegiatan berbisnis, mengejar keuntungan adalah hal yang
wajar, asalkan dalam mencapai keuntungan tersebut tidak merugikan banyak pihak.
Jadi, dalam mencapai tujuan dalam kegiatan berbisnis ada batasnya. Kepentingan
dan hak-hak orang lain perlu diperhatikan.
Perilaku etis dalam kegiatan
berbisnis adalah sesuatu yang penting demi kelangsungan hidup bisnis itu
sendiri. Bisnis yang tidak etis akan merugikan bisnis itu sendiri terutama jika
dilihat dari perspektif jangka panjang. Bisnis yang baik bukan saja bisnis yang
menguntungkan, tetapi bisnis yang baik adalah selain bisnis tersebut
menguntungkan juga bisnis yang baik secara moral. Perilaku yang
baik, juga dalam konteks bisnis, merupakan perilaku yang sesuai dengan
nilai-nilai moral.
Semakin besar suatu organisasi atau perusahaan, maka semakin besar pula
tuntutan masyarakat terhadap organisasi atau perusahaan tersebut. Banyak
lembaga bisnis yang menggunakan segala cara untuk memenangkan persaingan. Oleh
karena itu, diharapkan manajer dapat menjalankan bisnis yang memenuhi syarat
dalam etika bisnis manajerial, baik secara moral
maupun norma masyarakat. Organisasi sebagai suatu sistem juga diharapkan dapat
memiliki tanggung jawab sosial terhadap masyarakat.
Etika manajemen merupakan aspek yang
penting dalam melaksanakan aktivitas perusahaan demi terjaminnya kelangsungan
perusahaan. Untuk itu, perlu adanya penerapan dari etika manajemen. Penerapan
etika manajemen bukan hanya menjadi tanggungan bagi manajer atau pimpinan
melainkan juga dari karyawan perusahaan. Tak hanya itu, partisipasi dari
masyarakat dan pemerintah juga diperlukan dalam lingkup ini.
.
1.2
Rumusan Masalah
1. Menjelaskan pengertian
etika kerja?
2. Penerapan Etika Manajemen dalam Organisasi Bisnis
3.Memahami cara beretika di
lingkungan kerja?
BAB
2
PEMBAHASAN
2.1
Pengertian Etika Kerja
Etika
adalah sebuah refleksi kritis dan moral yang menentukan dan terwujud dalam sikp
dan dola perilaku hidup manusia, baik secara pribadi maupun kelompok.
Menurut Magnis Suseno, etika adalah
sebuah ilmu dan bukan suatu ajaran. Moralitas adalah sistem nilai tentang
bagaimana kita harus hidup secara baik sebagai manusia. Sistem nilai ini
terkandung dalam ajaran berbentuk petuah-petuah, nasihat, wejangan peraturan,
perintah dan semacamnya yang bersifat turun temurun.
Jadi moralitas adalah petunjuk
konkrit yang siap pakai tentang bagaimana kita harus hidup sedangkan etika
adalah perwujudan secara kritis dan rasional ajaran moral yang siap pakai itu.
Pada dasarnya keduanya memberi kita orientasi bagaimana dan kemana kita harus
melangkah dalam hidup ini. Tetapi bedanya moralitas langsung mengatakan “inilah
caranya harus melangkah”, Sedangkan etika justru mempersoalkan
“apakah harus melangkah dengan cara ini dan mengapa harus dengan cara ini”
Istilah lainya yang memiliki konotasi
makna dengan etika (menurut K.Bartens, dalam buku etika, hal. 4) adalah moral.
Kata moral dalam bahasa Indonesia berasal dari kata bahasa Latin mores
yang berarti adat kebiasaan. Kata mores ini mempunyai sinonim; mos, moris,
manner mores, atau manners, morals. Kata moral berarti akhlak atau kesusilaan
yang mengandung makna tata tertib batin atau tata tertib hatinurani yang menjadi pembimbing tingkah laku batin dalam hidup. Kata
moral ini dalam bahasa Yunani sama dengan ethos yang menjadi etika
2.2 Penerapan Etika Manajemen
dalam Organisasi Bisnis
1. Etika Organisasi Bisnis terhadap
Konsumen
·
Promosi
tidak membohongi
·
Produk
yang dijual sesuai dengan kemasan yang tertulis
·
Produk
yang rusak tidak dijual
2. Etika Organisasi Bisnis dengan
Karyawan
·
Seleksi,
promosi karyawan dilakukan dengan terbuka
·
Penggajian
dilakukan secara transparan
·
PHK
dilakukan sesuai dengan prosedur yang ditetapkan dan disepakati
3. Etika Antarorganisasi Bisnis
·
Bersaing
tidak saling mematikan
·
Promosi
tidak saling menjelekkan
·
Tidak
melakukan penyerobotan tenaga kerja yang aktif
4. Etika Organisasi Bisnis dengan
Investor
·
Tidak
melakukan mark up aset perusahaan
·
Tidak
melakukan akusisi internal
·
Tidak
menerbitkan saham atau obligasi fikktif
5. Etika Organisasi Bisnis dengan
Lembaga – Lembaga
·
Tidak
ingkar janji dengan asuransi, bank
·
Tidak
menghindari pembayaran pajak
·
Tidak
menyalahgunakan izin
2.3
Hal-Hal yang di Hindari dalam Lingkungan Kerja
Di CV .griya karunia banjarmasin
senantiasa berhubungan dengan banyak orang.maka dari itu perlu memperhatikan
etika yang berlaku di perusahaan ini.dalam lingkungan kantor yang sempit soal
etika harus sungguh-sungguh di perhatikan. ilingkungan kantordit untut untuk
memperhatikan hal-hal detail yang berkaitan dengan tanggung jawab profesiolitas
Oleh karena itu harus pandai-pandai dalam memilih tindakan yang dianggap pantas
dalam lingkungan kerja.
Adapun hal-hal yang perlu dihindari
dalam lingkungan kerja antara lain :
a.Membentuk klik (kumpulan per
golongan) yang secara sadar membelakangi rekan-rekan baru.
b.Bergegas-gegas pulang pada waktu
tutup kantor, sedangkan selalu datangterlambat.
c.Sering memakai fasilitas kantor
untuk kepentingan pribadi.
d.Selalu menunda-nunda pekerjaan.
e.Melakukan hal-hal yang tidak
termasuk tugas kantor, seperti mengisiteka-teki silang, menulis surat pribadi,
bertamu ke bagian lain tanpa suatuurusan atau kepentingan kerja.
f.Menerima tamu terlalu lama dalam
jam kerja.g./erjualan dalam jam kerja
BAB 3
PENUTUP
3.1 Simpulan
Etika adalah sebuah refleksi kritis
dan moral yang menentukan dan terwujud dalam sikp dan dola perilaku hidup
manusia, baik secara pribadi maupun kelompok, dengan begitu Etika
Manajemen merupakan standar kelayakan pengelolaan yang memenuhi kriteria Etika.
Nilai personal sebagai standar etika tergolong menjadi beberapa yaitu: Nilai
(Values), Nilai Personal (Personal Values), Nilai Personal terdiri dari Nilai
Terminal dan Nilai Instrumental, yang merupakan cara pandang, cara
berpikir dan perilaku dari seseorang.
Mendorong etika
dalam manajemen dapat diperlakukan diantaranya pelatihan etika agar pembiasaan
kepada pelaku organisasi, harus memiliki standart aturan etika di suatu
perusahaan untuk keterlibatan masyarakat dalam mengontrol etika itu sendiri.
Penerapan etika manajemen dalam
organisasi bisnis keduanya baik konsumen maupun produsen harus saling
menguntungkan dengan menerapkan kode etik. Etika Manajemen berhubungan
dengan nilai-nilai internal yang merupakan sebagian dari budaya perusahaan. Sudah banyak perusahaan-perusahaan
di Indonesia maupun di luar negeri yang telah menerapkan etika manajemen dan
tanggung jawab sosial. Dampaknya pun telah dirasakan, karena dari
penerapan hal tersebut masyarakat semakin mengenal perusahaan tersebut
dan cenderung mengapresiasi produknya. Untuk itu, perlu pemahaman lebih
mendalam tentang etika manajemen
3.2 Saran
Dari kesimpulan
yang dijabarkan diatas, maka dapat diberi saran kepada pembaca dan pelaku usaha
antara lain :
1. Alangkah baiknya
apabila dipelajari maka diterapkan pula, demi kebaikan internal maupun
eksternal
2. Pengolahan kode
etik pun harus ada standart resmi dari nilai-nilai yang di muat perusahaan
terkait yang harus berstruktur etis guna mewakili berbagai sistem posisi dapat
dilaksanakan oleh perusahaan untuk menerapkan perilaku beretika. Serta
harus didukung juga pelatihan etika yang berguna untuk membantu pegawai dalam
menghadapi etika & nilai perusahaan / organisai yang bersangkutan

Komentar
Posting Komentar